Selasa, 28 Juli 2009

Ayo Ikut Gabung

Rasulullah bersabda,

“Orang muslim itu bersaudara. Dia tidak menjalimi dan meninggalkannya. Barang siapa yang membantu saudaranya, maka Allah pasti membantunya. Barang siapa yang meringankan beban saudaranya, maka Allah pasti meringankan bebannya pada hari Kiamat. Dan barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya pada hari Kiamat.”

(HR Bukhari dan Muslim)

untuk bisa gabung dengan Darah AB Berbagi cukup kirim email ke ardobinardi@yahoo.com dengan menyertakan data diri seperti Nama, Daerah tinggal (Kecamatan, Kabupaten, Kota, dan Provinsi) serta alamat Email, facebook, atau friendster yg bisa dihubungi jika sewaktu-waktu anda dibutuhkan oleh saudara-saudara anda yg dekat dengan wilayah anda. Trimakasih

Wassalammualaikum.

ardobinardi

Kenapa musti AB?

Tahun 1901, Alfred Von Decastello dan Adriano Sturli secara mengejutkan menemukan golongan darah AB, golongan darah yang didalamnya ditemukan zat Antigen A dan B secara sekaligus. Masing-masing antigen tersebut sebelumnya hanya ditemukan pada manusia yang memiliki golongan darah A atau B, sehingga dimasyarakat awam, golongan darah AB dianggap sebagai darah perpaduan antara golongan darah A dengan B.

Sayangnya pemilik golongan darah ini sangat langka, statistik menunjukkan populasi golongan darah AB ditemukan paling tinggi 2 orang tiap 100 orang.

Frekuensi

Penyebaran golongan darah A, B, O dan AB bervariasi di dunia tergantung populasi atau ras. Salah satu pembelajaran menunjukkan distribusi golongan darah terhadap populasi yang berbeda-beda.

Populasi O A B AB
Suku pribumi Amerika Selatan 100%
Orang Vietnam 45.0% 21.4% 29.1% 4.5%
Suku Aborigin di Australia 44.4% 55.6%
Orang Jerman 42.8% 41.9% 11.0% 4.2%
Suku Bengalis 22.0% 24.0% 38.2% 15.7%
Suku Saami 18.2% 54.6% 4.8% 12.4%